Tips Membeli Mobil Bekas Dengan Cerdas
Lebaran sebentar lagi, dana terbatas. Mobil sudah tua?, bosen?, atau karna jumlah penumpang yang semakin bertambah? Kalau dipikir-pikir mobil tua enggak jamin keselamatan, kenyaman dan biasanya yang paling membius adalah ingin membuat bangga orang tua!!!. Wahhh!, seneng nggak sih!?. Walaupun kenyataannya yang anda bawa pulang kampung adalah mobil bekas, kalau anda tahu tips dan trik-nya membeli mobil bekas pasti anda akan serasa membawa mobil baru. Wihhh! Nyakkk!!!, AYE PULANG!!! (hihihi).
Langkah pertama dalam proses membeli mobil bekas adalah menilai secara sedetail-detailnya kebutuhan transportasi Anda. Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini bisa membantu anda untuk memulai langkah-langkah awal.
1. Tujuan membeli mobil: tentukan jenis mobil yang akan anda beli berdasarkan penggunaannya. Sekarangkan lagi musim mudik, koper-koper yang besar mau taruh dimana kalau bukan dibagasi atau didalam mobil. Belum lagi kalau udah nyampe kampung otomatis pasti bawa enyak-babe, sanak saudara jalan-jalan, iya nggak?, bisa sumpek didalam campur aduk tuh bau keringat. Hihihi....!!. Nggak mau khan!!??
2. Tentukan fitur-fitur yang harus ada, seperti AC, aneka macam power, CD charger dll. Tulis semua dalam list. Termasuk pula fitur-fitur safety seperti rem ABS, airbag, child door lock, dll.
Seperti yang saya bilang tadi "KERINGAT". Nah!!! pilih MoKas minimal yang ada AC-nya. Bisa-bisa anda malah "kebelenger".
3. Hitung berapa besar kemampuan finansial untuk membeli mobil, termasuk uang muka dan pembayaran bulanan bila kredit.
3. Hitung berapa besar kemampuan finansial untuk membeli mobil, termasuk uang muka dan pembayaran bulanan bila kredit.
Jangan dipaksain kalau dana tidak cukup. Ingat anak istri lebih membutuhkan!
Bila Anda sudah menentukan tipe/model dan merek, analisa kelebihan dan kekurangannya. Anda bisa mendapatkan informasi dari teman yang pernah menggunakan mobil yang anda incar. Bisa juga dari situs-situs otomotif dan klub-klub otomotif yang ada. Cari informasi sebanyak-banyaknya dari masing-masing merek itu termasuk resale value, performa, layanan perbaikan dan harga/ketersediaan komponennya. Dari sana Anda bisa menentukan mobil mana yang benar-benar sesuai.
Jika sudah memutuskan mobil mana yang akan dibeli, inilah rambu-rambunya:
- Sebesar apapun keinginan, kepala harus tetap dingin. Tinggalkan penjual bila harga yang ditawarkan terlalu tinggi, meskipun mobil impian Anda sudah menunggu. Kemampuan negoisasi Anda akan terasah dengan berjalannya waktu. Carilah dealer-dealer yang dapat menawarkan anda dengan harga yang sesuai dengan kocek anda.
- Pastikan Anda tahu harga pasaran mobil yang diincar, dan mulailah menawar dibawah harga itu. Lebih mudah menaikkan tawaran Anda daripada menurunkannya. Jangan cuma istri anda saja yang pandai menawar, apalagi kalau lagi belanja kebutuhan dapur dipasar. Wuuiiihhh!, ampe bingung denger nego-nya. Yang pernah ngalamin pasti ngerasain!!! Hihihi. Informasi harga juga bisa didapat dari situs-situs otomotif.
- Harus di ingat, membeli mobil bekas bisa juga membeli problem orang lain. Pastikan Anda mengetahui sejarah mobil ini termasuk perawatannya. Hal ini bisa diketahui dari kartu perawatan mobil. Gali informasi sedetail mungkin termasuk apakah pernah tenggelam, kecelakaan, turun mesin dll. Sebelum memutuskan untuk membelinya, mintalah mekanik ahli untuk memeriksanya. Rogoh kocek sedikit nggak apa-apa kan kalau ada!?. Sekalian curi-curi ilmu sedikit!. Kalau nggak sanggup ajak aja sanak saudara yang paham otomotif.
- Test drive itu penting. Usahakan Anda mendapat kesempatan melakukan test drive sejauh mungkin dengan aneka variasi jalan. Bisa juga mencoba ke daerah dimana mobil itu akan sering digunakan. Test drivenya jagan dilintasan pesawat terbang, keserempet CAPUNG loh!!!.
- Buka tutup mesin dan perhatikan apakah ada pipa yang bocor, belt yang aus, oli yang berceceran. Duduklah di kursi pengemudi, dan periksa apakah seluruh indikator bekerja baik, demikian pula lampu indikator. Periksa juga tanda-tanda kerusakan karena air. Periksa sistem safety, mulai dari seat belt, head restrain, struktur atap, child seat anchor. Demikian pula jarak pandang dan daya pancar lampu utama. Hal itu bisa dilakukan saat test drive. Cobalah untuk mengendarai mobil pada kecepatan 60 – 80 km/jam dan rasakan apakah pergantian gigi bisa lembut, kemudi selalu lurus, ketika direm tetap stabil, dan ketika menikung juga smooth. Ingat ini test drive yha!!? bukan adu balap!! jadi kecepatannya rendah aja. Entar mobil belum dibeli udah hangus duluan tuh duit!.
- Hati-hati dengan pemalsuan odometer. Hal ini sering dilakukan penjual nakal yang ingin meningkatkan value mobil yang dijualnya. Jadi jangan tertipu dengan angka-angka yang tertera di odometer. Ingat!!! jangan mentang-mentang odometernya menunjuk nominal angka yang kecil anda langsung yakin kalau tuh mobil jarang dipakai.
- Sekarang tiba waktunya untuk menyiapkan pembayaran mobil baru Anda. Bila memilih melakukan kredit, yang paling aman adalah menentukan dulu berapa besar kemampuan keuangan untuk membayar angsuran bulanan. Cara yang gampang, angsuran tidak boleh lebih dari 20% penghasilan per bulan setelah dipotong pengeluaran. Perhitungkan juga biaya perawatan, pajak, asuransi dan operasional.
Bayarlah uang muka setidaknya 10% dari harga mobil. Kurang dari itu, penyedia kredit akan meragukan kemampuan finansial Anda. Jadi kalau Anda punya uang cash, lebih baik pakai untuk uang muka. Langkah ini juga akan mengurangi beban utang pokok yang berkaitan dengan angsuran bulanan.
Bila Anda sudah menentukan tipe/model dan merek, analisa kelebihan dan kekurangannya. Anda bisa mendapatkan informasi dari teman yang pernah menggunakan mobil yang anda incar. Bisa juga dari situs-situs otomotif dan klub-klub otomotif yang ada. Cari informasi sebanyak-banyaknya dari masing-masing merek itu termasuk resale value, performa, layanan perbaikan dan harga/ketersediaan komponennya. Dari sana Anda bisa menentukan mobil mana yang benar-benar sesuai.
Jika sudah memutuskan mobil mana yang akan dibeli, inilah rambu-rambunya:
- Sebesar apapun keinginan, kepala harus tetap dingin. Tinggalkan penjual bila harga yang ditawarkan terlalu tinggi, meskipun mobil impian Anda sudah menunggu. Kemampuan negoisasi Anda akan terasah dengan berjalannya waktu. Carilah dealer-dealer yang dapat menawarkan anda dengan harga yang sesuai dengan kocek anda.
- Pastikan Anda tahu harga pasaran mobil yang diincar, dan mulailah menawar dibawah harga itu. Lebih mudah menaikkan tawaran Anda daripada menurunkannya. Jangan cuma istri anda saja yang pandai menawar, apalagi kalau lagi belanja kebutuhan dapur dipasar. Wuuiiihhh!, ampe bingung denger nego-nya. Yang pernah ngalamin pasti ngerasain!!! Hihihi. Informasi harga juga bisa didapat dari situs-situs otomotif.
- Harus di ingat, membeli mobil bekas bisa juga membeli problem orang lain. Pastikan Anda mengetahui sejarah mobil ini termasuk perawatannya. Hal ini bisa diketahui dari kartu perawatan mobil. Gali informasi sedetail mungkin termasuk apakah pernah tenggelam, kecelakaan, turun mesin dll. Sebelum memutuskan untuk membelinya, mintalah mekanik ahli untuk memeriksanya. Rogoh kocek sedikit nggak apa-apa kan kalau ada!?. Sekalian curi-curi ilmu sedikit!. Kalau nggak sanggup ajak aja sanak saudara yang paham otomotif.
- Test drive itu penting. Usahakan Anda mendapat kesempatan melakukan test drive sejauh mungkin dengan aneka variasi jalan. Bisa juga mencoba ke daerah dimana mobil itu akan sering digunakan. Test drivenya jagan dilintasan pesawat terbang, keserempet CAPUNG loh!!!.
- Buka tutup mesin dan perhatikan apakah ada pipa yang bocor, belt yang aus, oli yang berceceran. Duduklah di kursi pengemudi, dan periksa apakah seluruh indikator bekerja baik, demikian pula lampu indikator. Periksa juga tanda-tanda kerusakan karena air. Periksa sistem safety, mulai dari seat belt, head restrain, struktur atap, child seat anchor. Demikian pula jarak pandang dan daya pancar lampu utama. Hal itu bisa dilakukan saat test drive. Cobalah untuk mengendarai mobil pada kecepatan 60 – 80 km/jam dan rasakan apakah pergantian gigi bisa lembut, kemudi selalu lurus, ketika direm tetap stabil, dan ketika menikung juga smooth. Ingat ini test drive yha!!? bukan adu balap!! jadi kecepatannya rendah aja. Entar mobil belum dibeli udah hangus duluan tuh duit!.
- Hati-hati dengan pemalsuan odometer. Hal ini sering dilakukan penjual nakal yang ingin meningkatkan value mobil yang dijualnya. Jadi jangan tertipu dengan angka-angka yang tertera di odometer. Ingat!!! jangan mentang-mentang odometernya menunjuk nominal angka yang kecil anda langsung yakin kalau tuh mobil jarang dipakai.
- Sekarang tiba waktunya untuk menyiapkan pembayaran mobil baru Anda. Bila memilih melakukan kredit, yang paling aman adalah menentukan dulu berapa besar kemampuan keuangan untuk membayar angsuran bulanan. Cara yang gampang, angsuran tidak boleh lebih dari 20% penghasilan per bulan setelah dipotong pengeluaran. Perhitungkan juga biaya perawatan, pajak, asuransi dan operasional.
Bayarlah uang muka setidaknya 10% dari harga mobil. Kurang dari itu, penyedia kredit akan meragukan kemampuan finansial Anda. Jadi kalau Anda punya uang cash, lebih baik pakai untuk uang muka. Langkah ini juga akan mengurangi beban utang pokok yang berkaitan dengan angsuran bulanan.
SELAMAT MENCOBA...
