Banyak rakyat Indonesia yang bangga dengan pekerjaannya
terutama keberhasilan mereka menjadi PNS
(Pegawai Negri Sipil), dengan keberhasilan mereka menjadi PNS yang melalui
jalur independent. Apalagi dengan banyaknya pelamar yang mengikuti tes masuk
PNS. Ribuan rakyat berlomba-lomba untuk mengikuti ujian tersebut demi Masa
Depan Yang Gemilang.
Lalu bagaimana
dengan yang gagal melalui ujian tersebut. Banyak rakyat yang mau membayar UANG
RATUSAN JUTA RUPIAH asal bisa menjadi PNS (ext. Keluarga Sendiri). Sudah makan
susah, masih berani ngutang dengan orang asal masuk PNS dengan nilai yang sebesar itu. Pertanyaannya
“apakah tidak ada kerjaan yang lain??”. “Apakah Negara kita memberlakukan system
seperti itu??”.
“Untung
apa rugi dengan cara seperti itu??”. Kita sudah bayar 100jt sedangakan gaji
pokok kita hanya 2jt/bln, jadi harus nunggu berapa tahun untuk menutupi yang
100jt tersebut??. Huh… lebih kurang 25 thn (dengan deskripsi “gaji naik setiap
tahun”). Saya bicara bukan sekedar hembusan kabar angin. Saudara saya ingin
melamar penjadi PNS di daerah XXXX dengan persyaratan uang sebesar 150jt
setelah ujian dan jika gagal mengikuti ujian uang kembali (menjadi PERAWAT). "Kita
sudah mengikuti ujian eh... harus bayar juga. Ini jalan apa sih….??"


Bah.....Bhuset....!!!
ReplyDelete